Showing posts with label Book. Show all posts
Showing posts with label Book. Show all posts

Wednesday, July 27, 2022

Reading Bingo yang Diadain Oleh Book Club di Kantorku

Edit Posted by with No comments


Kantorku bikin reading bingo waktu itu dan challenge pertamanya adalah 7 hari baca buku selama 15 menit. Aku berhasil di challenge ini. Summary-nya mau aku masukin di sini sebagai koleksi (karena nggak ada yg tau kapan aku akan keluar dari kantor itu).


7 DAYS READING CHALLENGE DAY 1 📚 Judul Buku: Real Face Pengarang: Chinen Mikito Pengalaman membaca: plot twistnya makin terlihat. Harusnya emang dibacanya pas malem, biar bisa langsung selesai. 15 menit di pagi hari nggak sampe selesai bukunya, jadi kepikiran terus lanjutannya bagaimana.

"Hiiragi Takayuki adalah ahli bedah plastik yang hebat, seperti apapun wajahnya. Oleh karena itu, teruslah mengejar 'kecantikan' itu sampai akhir. Dengan begitu, 'Hiiragi Takayuki' akan selalu menjadi ahli bedah plastik terhebat."


DAY 2 📚
Judul Buku: The Little Book of Sloth Philosophy 🦥 Pengarang: Jennifer McCartney Pengalaman: selain gemes banget sama gambar-gambar kukang di buku ini, bukunya sangat menyemangati orang-orang yang bergerak lambat (kaya aku) di dunia yang dikuasai oleh hustle culture. Sebenernya ini buku yang mengangkat tema mindfulness, tapi dibahasakan sebagai Filosofi Kukang. Karena ternyata kukang sukses bertahan hidup di dunia dengan mempraktekan mindfulness seumur hidupnya.

"It's very easy to beat ourselves up over things we're not good at. And the pressure and guilt we may feel to improve at all costs must be avoided. You don't need to help yourself improve. You're probably fine just the way you are: perfect at some things and not so good at others."


DAY 3 📚 Judul Buku: The Little Book of Sloth Philosophy 🦥 Pengarang: Jennifer McCartney Pengalaman: ada satu bab tentang prokrastinasi yang diiyakan oleh Jennifer McCartney di buku ini tapi sejujurnya aku nggak setuju. Walau beberapa hari belakangan sempet prokrastinasi sama kerjaan, tapi sejujurnya aku berusaha menjauhi prokrastinasi. Tapi di akhir babnya ada quotes yang bagus.

"So, if you are well versed in the art of procrastination, rejoice. And if you're constantly stressed out by the need meet deadlines and do everything all at once, try taking a step back. Remember the fourth tenet of the SLOW philosophy: 'What's the rush?' "


DAY 4-6 📚 Judul Buku: Burning Heat Pengarang: Akiyoshi Rikako Pengalaman: salah satu penulis fiksi misteri favorit aku setelah Sidney Sheldon. Bedanya kalo baca novelnya Akiyoshi Rikako-sensei kita diajak untuk memahami kenapa seseorang bisa sampe punya rasa dendam, amarah dan emosi negatif lain yang kita sendiri nggak pengen punya di kehidupan sehari-hari. So far udah baca 5 bab dari buku ini dan emang jelas banget runutannya kenapa Sakiko Kawasaki ini dendam banget sama Hideo Kubokawachi. Pengen cepetan nemuin klimaksnya, karena nggak kebayang Sakiko akan balas dendam dengan cara seperti apa dan ada kenyataan pahit apa di balik balas dendamnya Sakiko 😁




Day 7 📚 Judul buku: Desire Pengarang: Haruki Murakami Selingan baca kumpulan cerita pendek yang ditulis sama Haruki Murakami. Niatnya buat menetralisir si Burning Heat yang gelap dan negatif banget auranya. Jatuh cinta banget sama bahasa romantisnya Haruki Murakami. Mungkin kalo baca buku bahasa Jepangnya (dan paham bahasa Jepang juga), bisa lebih jatuh cinta lagi. Cerpen yang aku baca judulnya Birthday Girl. Jadi sesuai judul bukunya, cerita di dalem kumcer ini tema besarnya adalah desire. Tapi cerpen Birthday Girl ini (menurutku) tema hasratnya paling mild, hasrat yg digambarkan sebagai keinginan yang polos.
"No matter what they wish for, no matter how far they go, people can never be anything but themselves."

Tuesday, May 10, 2022

Good Quotes Dari Buku Real Face (by Chinen Mikito)

Edit Posted by with No comments

Jadi... Selama liburan ini aku lagi berusaha mengurangi TBR novel yang sudah aku timbun berabad-abad lamanya. Yang pertama aku pilih adalah novel ini karena sepertinya novelnya nggak terlalu membosankan. Dan ternyata benar. Sensasi baca novel ini tuh kaya lagi nonton dorama Jepang. Aku terakhir ngerasain ini tuh waktu baca Cinderella Teeth karyanya Sakaki Tsukasa. Penulisnya nggak terlalu detil dalam deskripsi, tapi ajaibnya gambaran settingnya jelas banget, jadi mudah untuk meggambarkan kejadian demi kejadian di novel ini.

Aku per hari ini (selasa, 10 Mei 2022) belum selesai bacanya. Masih ada satu bab lagi, bab paling penting karena klimaks dari seluruh kasus yang ada di buku ini adanya di bab ini. Tapi kemarin aku sampe di bab yang bikin aku amazed. Memang sih penulisnya punya latar belakang sebagai seorang dokter, tapi percakapan antara dokter bedah kecantikan dan ahli anastesi pada salah satu kasus yang mereka tangani ini bagus banget. Mendalam tapi sederhana, layaknya denger dokter lagi menjelaskan sebuah penyakit kepada orang awam yang nggak punya pengetahuan mengenai penyakit itu sama sekali.

Sangat komprehensif pembahasan aspek psikologisnya. Memang dokter juga belajar tentang psikologi dan harus menguasai kondisi psikologis pasiennya, apalagi ini kasusnya pasien bedah kecantikan. Tapi baca penjelasananya, inget-inget lagi bagaimana dia menangani kasus-kasus sebelumnya, bagaimana dia menyelesaikan masalah yang ada, rasanya si Takayuki Hiiragi ini keren banget. Tapi... Dia juga bisa jadi antagonis di bab selanjutnya (karena novel Jepang keluaran Penerbit Haru itu paling demen munculin plot twist), jadi kerennya seorang Takayuki Hiiragi berhenti sampe di percakapan ini aja.




"Kau tidak sadar? Dia adalah pasien dengan penyakit mental yang luar biasa. Gangguan Dismorfik Tubuh, atau biasa disebut juga Body Dismorphyc Disorder. Penyakit itu termasuk ke dalam jenis gangguan obsesif-kompulsif. Penderitanya terus berpikir bahwa penampilannya jelek dan itu sampai mengganggu kehidupan sehari-harinya. Hal ini sering ditemukan pada pasien yang ingin melakukan operasi kecantikan."




"Karena yang bisa disembuhkan dengan operasi hanya penderita gangguan dismorfik tubuh ringan. Gangguan Amagi Mai tidak bisa diselesaikan dengan sebatas mengubah wajahnya saja. Pada kenyataannya, mungkin dia tidak terlalu memikirkan dia cantik atau tidak. Saat dia sadar bahwa itu adalah wajahnya, hatinya akan segera mendefinisikan sebagai 'jelek'."





"Penyebabnya mungkin ada pada masa ketika dia debut sampai menjadi terkenal. Pada saat itu direktur agensinya selalu mengatakan 'wajahmu tidak menjual'. Di tengah-tengah depresi karena tidak terkenal, kata-kata presdir menjadi sugesti, sehingga hatinya selalu berpikir bahwa dia jelek."

 





"Banyak pasien dengan gangguan dismorfik tubuh yang parah seperti dia terus-terusan bersusah payah melakukan operasi kecantikan untuk mengubah dirinya yang jelek. Tetapi seberapapun dia operasi, gangguan itu tidak akan sembuh. Karena mereka berpikir bahwa keberadaannyalah yang jelek. Lalu dia akan melakukan operasi lagi. Benar-benar pasir hisap tanpa dasar. Semakin lama akan semakin terjebak, sampai tidak bisa bernapas. Tidak heran kalau pilihan terakhirnya adalah bunuh diri."







"Gangguan dismorfik tubuh bukanlah penyakit yang mudah disembuhkan. Untuk menyembuhkannya, kita perlu menghilangkan keyakinan 'aku jelek' yang terukir jauh dalam hatinya. Penyembuhannya sangat sulit, loh."

Wednesday, June 16, 2021

My Cactus Book

Edit Posted by with 2 comments



Aku baru beli buku. Sebuah note book. Aku namain buku ini "Buku Kaktus". Aku mau bikin buku ini sebagai quotes compilation karena ternyata aku nggak bisa segampang itu mengupdate blog. Banyak yang harus disiapkan dan dicari kalo mau bikin postingan di blog, tapi aku cukup sedia pulpen warna-warni untuk nulis di buku tulis. Ditambah aku bisa update kapan aja. Dan... Aku perlu nulis (literally menulis di atas kertas dengan pensil/pulpen) biar tangannya nggak lupa caranya nulis. Ini aja... Udah jadi semakin jelek tulisannya (aku sadar kok dari dulu tulisanku jelek). Jadi perlu latihan sesekali.


And turns out...
I love writing!! 
I really do 😍😍😍



 

Thursday, July 23, 2020

Book Recommendation: The Boy, The Mole, The Fox and The Horse

Edit Posted by with No comments


Semalem liat rekomendasi buku ini. Judulnya “The Boy, The Mole, The Fox and The Horse”. Trus coba nyari-nyari previewnya. Ternyata bukunya romantis banget. Tentang 4 sahabat yang saling tukeran wisdom seputar persahabatan dan kehidupan. Cuma… Font-nya emang ganggu banget 🤭🤭🤭


Buat yg liyeur baca tulisannya, nih:


“Sometimes I want to say I love you all,” said the mole, “but I find it difficult.”
“Do you?” said the boy.
“Yes, so I say something like I’m glad we are all here.”
“OK,” said the boy.
“I’m glad we are all here.”
“We are so glad you are here too.”




😍😍😍😍
https://www.instagram.com/p/CA9hdbvBSIy/?igshid=guer3k71fd4e

Tuesday, November 24, 2015

Good Quotes by Bang Adit (Sabtu Bersama Bapak)

Edit Posted by with No comments

#Sabtu #Bersama #Bapak by #Adhitya #Mulya

Thursday, September 19, 2013

Quotes

Edit Posted by with No comments
Let me tell you this: if you meet a loner, no matter what they tell you, it’s not because they enjoy solitude. It’s because they have tried to blend into the world before, and people continue to disappoint them.


Jody Picoult, My Sister’s Keeper —